Renungan Jangan Menghakimi Orang Lain | Mas Wahyu Didik

Renungan Jangan Menghakimi Orang Lain

| Juli 2, 2017 | 0 Comments

Hidup itu aneh: orang yang tahu paling sedikit tentang diri Anda selalu punya banyak untuk dikatakan kepada Anda, menasehati dan mengkritik Anda.

Paulo Coelho, Penulis Novel Sang Alkemis

Terkadang kita, saya juga menghakimi orang lain, meledek mereka yang tak semaju kita dan sok menasehati padahal bisa jadi bukan itu masalahnya, bisa jadi orang yang kita hakimi sudah melakukan apa yang kita nasehatkan, bisa jadi kunci solusinya bukan dari sudut pandang kita. Lebih ironis lagi jika kita menghakimi tapi Jarkoni atau Iso Ujar Ra Iso Ngelakoni.

Kadang tanpa sengaja kita menghakimi seseorang dari impresi pertama tanpa tahu mendalam sejarah dan apa yang ia alami sekarang, atau mendalami sesungguhnya diri orang itu. Kalau toh itu teman lama apa lagi yang lama tak ketemu, muncul juga godaan untuk menghakimi teman lama yang tidak seperti diri kita, padahal mungkin ia sudah berubah, mungkin ia sudah lakukan apa yang kita nasehatkan, mungkin kondisinya saat ini sedang drop atau mungkin kondisi kita memang lebih menguntungkan atau lebih sehat saat itu.

 

Obat penyakit menghakimi orang lain adalah empati. Apa yang kamu rasakan jika kamu diposisi dia. Menasehati boleh tapi itu sebagai masukan dan jangan menghakimi. Kalau mau menasehati banyak banyaklah mendengarkan sebelum berbicara.

Oh ya.. suka menghakimi itu bisa menjadi penyakit dalam membangun relasi.

Hi, Saya Mas Wahyu Didik, anggota Komunitas Netprenur SB1M, dimana saya berkumpul dan belajar internet marketing, pemasaran online dan mengikuti pelatihan wirausaha Bisnis Online baik dengan berkumpul dalam kelas gathering maupun berkomunikasi dalam group online. ANDA PUN BISA BELAJAR DAN BERBISNIS DARI RUMAH SAJA

Gabung yuk di SB1M

Tags: , , ,

Category: artikel

About the Author ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*