Falsafah Jawa Tentang Belajar atau Ngelmu | Mas Wahyu Didik

Falsafah Jawa Tentang Belajar atau Ngelmu

| April 17, 2016 | 0 Comments

Cuplikan Serat Wedatama, karya Sri Mangkunegara IV. pupuh 42-44 tentang menuntut ilmu atau belajar

Basa ngelmu
Mupakate lan panemune
Pasahe lan tapa
Yen satriya tanah Jawi
Kuna kuna kang ginilut tripakara

Lila lamun kelangan nora gegetun
Trima yen ketaman
Sakserik sameng dumadi
Tri legawa nalangsa srah ing Bathara

Bathara gung
Inguger graning jajantung
Jenek Hyang wisesa
Sana pasenedan suci
Nora kaya si mudha mudhar angkara

Terjemahan bebas Bahasa Indonesia :

Yang namanya menuntut ilmu atau belajar,
Selarasnya dengan titik temunya jika sudah menemukan/ penemuannya
Terasahnya dengan usaha yang gigih.
Bagi satria tanah Jawa,
dahulunya dengan berpegang pada tiga perkara yakni;

Ikhlas bila kehilangan tanpa sesal,
Menerima saat disiriki sesama,
Ketiga ; lapang dada berserah diri pada Tuhan.

Tuhan Maha Agung
Bekerja dalam setiap detak jantung kita
Menyatu dengan Yang Mahakuasa
Teguh mensucikan diri
Tidak seperti orang mengumbar nafsu angkara.

image

Lokasi Candi Borobudur

Hi, Saya Mas Wahyu Didik, anggota Komunitas Netprenur SB1M, dimana saya berkumpul dan belajar internet marketing, pemasaran online dan mengikuti pelatihan wirausaha Bisnis Online baik dengan berkumpul dalam kelas gathering maupun berkomunikasi dalam group online. ANDA PUN BISA BELAJAR DAN BERBISNIS DARI RUMAH SAJA

Gabung yuk di SB1M

Tags: , , ,

Category: artikel

About the Author ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*